Cinta
adalah suatu perasaan dimana seseorang merasakan suka, sayang dan sangat
tertarik hatinya terhadap sesuatu. Cinta lebih mengandung pengertian tentang
rasa yang mendalam. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang tetapi lebih
memberikan belas kasih. Kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa,
mengarah kepada yang dicintai. Jadi, cinta kasih dapat diartikan perasaan suka
dan sayang terhadap seseorang yang disertai dengan sikap belas kasih.
Cinta
Kasih Menurut Ajaran Agama
Cinta tidak jauh
dari rasa sayang dan rasa ingin memiliki satu sama lain, maka Islam tidak
menghalalkan cinta yang terjadi pada dua insan yang belum memiliki ikatan
resmi(belum menikah). Mengapa demikian? Karena dalam Islam, dua orang yang
tidak memiliki ikatan/belum menikah tidak boleh saling berdekatan, apalagi
memiliki rasa saling memiliki satu sama lain, karena belum mukhrim. Seperti
halnya ‘berpacaran’, siapa yang tidak tahu arti kata tersebut? Kata yang sudah
seringkali kita dengar, sebenarnya berpacaran dilarang dalam agama Islam.
Karena orang yang berpacaran belum mukhrim. Perbuatan orang yang
berpacaran(belum menikah) tidak bisa disamakan dengan yang sudah mukhrim(sudah
menikah). Jika terjadi perbuatan-perbuatan suami istri atau semacamnya terhadap
orang yang berpacaran, maka kedua orang tersebut akan mendapatkan dosa, karena
telah melakukan zinnah dan telah melanggar peraturan agama Islam.
Pengertian
Kasih Sayang
Kasih sayang
adalah perasaan sayang, cinta atau suka kepada seseorang. Seperti halnya dua
orang yang telah menikah, pernikahan akan menimbulkan perasaan lebih dewasa dan
menuntut agar hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, misalnya harus
menafkahi keluarga, memberikan perhatian lebih kepada istri dan anak-anak,
menjadikan suasana keluarga yang harmonis, nah perasaan inilah yang disebut
dengan kasih sayang.
Apa
itu Kemesraan?
Kemesraan
berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab.
Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang
dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya
merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Cinta yang berlanjut
menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari
cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Kemesraan dapat
menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan bakatnya.
Seperti
Apa Itu Pemujaan?
Pemujaan
berasal dari kata puja, yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada
dewa-dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan ditujukan kepada
orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan Yang Maha Esa. Pemujaan kepada Tuhan
adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti, nilai dan
makna dari kehidupan yang sebenarnya. Cara pemujaan dalam kehidupan manusia
terdapat berbagai perbedaan sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi
dan situasi.
Belas
Kasihan
Belas kasihan, welas asih, ataukepedulianadalahemosi manusiayang muncul akibat penderitaan orang lain. Lebih kuat
daripada empati, perasaan ini biasanya memunculkan usaha mengurangi
penderitaan orang lain.
Cinta
Kasih yang Erotis
Cinta
kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan
seseorang lainnya. Cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka
maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari perbuatan
kemauan.
Kaitan
Antara Manusia dan Cinta Kasih & Contoh Kasus
Manusia
adalah makhluk sosial, jadi tidak mungkin manusia bisa hidup sendiri tanpa
bantuan dari orang lain. Dalam kalimat tersebut, tersimpan makna kasih sayang.
Manusia saling menolong satu sama lain, membuktikan bahwa manusia memiliki rasa
kasih sayang terhadap manusia lainnya.
Contohnya
seperti seseorang yang merawat tanaman pekarangan, menanami hutan yang gundul,
tidak berburu hewan semena-mena, tidak menebang pohon tanpa system tebang
pilih, memberi makan hewan, memberi pupuk dan air secara teratur kepada
tanaman, menolong orang lain yang sedang membutuhkan, memberikan sumbangan
kepada korban bencana alam, memberi sedekah kepada fakir miskin, menciptakan
suasana harmonis dalam kehidupan berumah tangga, serta ikut bergotong royong
dalam kegiatan lingkungan sekitar. Hal-hal tersebut merupakan contoh dari
perbuatan yang mengandung kasih sayang yang dilakukan oleh manusia. Namun, yang
saya sampaikan tadi hanyalah sedikit contoh dari rasa kasih sayang manusia.
Karena manusia sesungguhnya adalah individu yang tidak bisa hidup sendiri.
Manusia
wajib mengenal sastra sebab sastra adalah sebuah pengapresiasikan diri untuk
diteladani. Sastra juga menuntut manusia agar manusia mau mempelajari sastra
terutama sastra Indonesia. Manusia diberi akal dan pikiran untuk meneladani
sastra dengan wujud pengenalan, kesenangan, dan keseringan menulis agar manusia
memiliki daya tarik tersendiri dalam dunia sastra.
Pendekatan
Kesusastraan
Kesusastraan
adalah hasil proses yang berjerih payah, dan tiap orang yang pernah menulis
karya sastra tahu: ini bukan sekadar soal keterampilan teknik. Menulis
menghasilkan sebuah prosa atau puisi yang terbaik dari diri kita adalah proses
yang minta pengerahan batin.
Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta
śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau
"pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi"
atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk
merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki
arti atau keindahan tertentu. Yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra
dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai defenisinya sebagai
sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra yang kental nuansa
puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu contohnya,
diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra.
Ilmu
Budaya Dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang adadalam keseharian dan
budaya bangsa. Ada istilah Humanities yangberasal dari bahasa latin yaitu, manusiawi,
berbudaya, dan halus.Hal ini tentunya sangat baik jika kita pelajar, karna kita
akanmendapatkan ciri dari manusia yang baik dalam bermasyarakat.Istilah
Humanities berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnyaseperti filsafat,
teologi, seni, dan cabang-cabangnya termasuksatra, sejarah, cerita rakyat, dsb.
Dari semua itu intinya adalahmempelajari masalah manusia dan kebudayaan.
Sastra
adalah karya, sama posisinya seperti karya-karya yang lain, seperti Cerpen,
Puisi, lukisan, patung, Musik, Seni peran, dan apa saja yang merupakan hasil
dari proses penciptaan. Sastra adalah sebuah karya yang diawali dengan
kejujuran, diisi dengan kesungguhan hati dan diakhiri dengan kerelaan. Sastra
juga dapat didefinisikan sebagai cinta pada ciptaan Tuhan. Seni pada mulanya
adalah proses dari manusia, dan oleh karena seni bisa dilihat dalam intisari
ekspresi dari kreasifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga
sulit dinilai, bahwa masing-masing individu memilih sendiri peraturan dan
parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni
adalah proses dan produk dari kebebasan berekspresi, dan suatu set
nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat
suatu medium, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau
perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Seni merupakan suatu
kebebasan.
Budaya
dan Prosa
Prosa adalah cerita rekaan dan
diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai
pameran,lakuan,peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau
imajinasi. Dalam kesusastraan kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.
·Prosa lama meliputi :
- Dongeng adalah Cerita yang
tidak benar-benar terjadi.
- Hikayat adalah Cerita yang sulit
diterima akal,merupakan cerita rekaan, namun memiliki Pesan dan amanat bagi
pembacanya.
- Sejarah adalah Kejadian masa
lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal-usul
·Prosa baru Meliputi :
- Kisah adalah Satuan naratif
yang seringkali dibedakan dari cerita.
- Cerpen adalah Suatu bentuk prosa
naratif fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya,
- Novel adalah Karya fiksi prosa
yang tertulis dan naratif, biasanya berbentuk cerita.
- Biografi adalah Kisah atau
keterangan tentang kehidupan seseorang.
- Otobiografi adalah Biografi yang
ditulis oleh subyeknya.
Nilai
– Nilai dalam Prosa Fiksi
Prosa fiksi dalah prosa yang
mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, nilai-nilai prosa
fiksi diantaranya adalah :
1. Memberikan wawasan, karena yang diperoleh
pembaca adalah pengetahuan tentang nilai – nilai prosa fiksi.
2. Memberikan inforrmasi, karena
yang di peroleh pembaca bukan hanya wawasan tapi juga informasi yang banyak
dari berbagai tokoh prosa fiksi di dunia.
3. Memberikan kesenangan, selain
memberikan wawasan dan informasi juga dapat memberikan kesenangan pembaca yang
di selilingi dengan sejarah – sejarah zaman dahulu kala.
4. Memberikan warisan, dapat di
berikan kepada cucu – cucu kita untuk bekal mereka nanti dalam memdalami prosa
fiksi tersebut.
Kaitan Antara Ilmu Budaya Dasar
dengan Puisi
Puisi adalah seni tertulis di mana
bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti
semantiknya. Puisi adalah bentuk karangan yang tidak terikat oleh rima, ritme
ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat.
Kreativitas Penyair Dalam Membangun
Puisinya, yaitu ;
1. Figura bahasa ( figurative
language ) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb
sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan memberi kejelasan gambaran
angan.
2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu
kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
3. Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata
yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair
sehingga terasa hidup dan memukau.
4. Kata-kata yang konotatif yaitu
kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi
tertentu.
5. Pengulangan, yang berfungsi untuk
mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati
Adapun alasan-alasan yang mendasari
penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut :
1. Hubungan puisi dengan pengalaman
hidup manusia.
2.Jelaskan tema
dan makna dari puisi yang telah dibuat tersebut!
INDONESIAKU
Terletak
di planet ketiga dari jarak dekat matahari,
Yang
berwarna hijau nan asri daratannya
Yang
berwarna biru nan damai lautnya
Terletak
di antara benua Asia dan benua Australia
Berada
di belahan Timur bumi di kawasan iklim tropis
Terletak
strategis bagi perekonomian dunia
Disinilah,
Indonesia
Tempat
ku terlahir dari rahim ibuku
Tempat
ku berpijak pertama kali saat aku berjalan
Tempat
ku melihat dunia saat pertama mataku terbuka
Tempat
ku merasakan sejuknya pagi hari,
Hangatnya
pancaran mentari,
Serta
dinginnya malam hari ditemani bulan dan bintang
Tak
ada salju disini,
Namun,
udara sejuk ramah menyapaku di pagi dan malam hariku
Indonesia,
Rempah-rempahnya
nan ruah adalah ciri khas nya
Yang
sangat diminati dari segala penjuru dunia
Juga
kaya akan sumber daya alam
Serta
kaya akan pertambangan, pertanian, serta perairannya
Indonesia,
Negara
kepulauan yang kaya akan kebudayaannya
Setiap
daerah memiliki keanekaragaman adat istiadat
Bahasa,
lagu, tarian, senjata, makanan, pakaian,
Bahkan
rumah adat yang berbeda di setiap wilayahnya
Sesuai
semboyan negeri ini,
Bhinneka
Tunggal Ika
Walaupun
berbeda-beda namun tetap satu jua
Dengan
semua perbedaan itu,
Tidaklah
menghalangi persatuan dan kesatuan negeri nan kaya ini
Berbagai
macam kepercayaan disini,
Juga
tidak membubarkan tali persaudaraan di negeriku ini
Melimpah
jumlah penduduknya
Itulah
Indonesia
Namun
pendudknya tetaplah ramah
Bersahabat,
menerima pendatang baru dengan tata karma nya
Aku
bangga menjadi bagian dari negeri ini
Satu
kunci untuk tetap menjaga kedamaian ini,
Tetaplah
menghargai setiap perbedaan antara satu dengan yang lainnya
Tetaplah
bersikap sopan santun
Dan
tetaplah berakhlak mulia
Seperti
di negeriku ini, yang terisi kedamaian
Dan
jagalah semua budaya negeri nan kaya ini
Setiap
budaya sangatlah memiliki makna tersendiri
Dan
perjuangan yang tidak mudah untuk memiliknya
Jangan
sampai diambil alih atau bahkan diakui oleh negara lain
Negara-negara
yang tidak bertanggung jawab
Aku
akan menjaga negeri ini semampu dan sebisaku
Agar
tetap indah, aman, nyaman dan tentram untuk dihuni
Hingga
aku kembali menyatu dengan tanah kelahiranku ini
Cintailah
negeriku ini,
Indonesia
-Tema : Cinta Tanah Air, Indonesia
-Makna dari puisi
yang saya buat diatas adalah sebagai berikut :
Indonesia
adalah negeri yang indah. Letaknya yang strategis menjadikan Indonesia sebagai
lalu lintas perekonomian dunia. Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang
memiliki daya tarik tersendiri sehingga banyak turis datang ke Indonesia. Penduduknya yang ramah, tempat wisatanya yang
indah, bermacam-macam ciri khas dari setiap daerahnya, akhlak masyarakatnya
yang memiliki tata karma, menjadikan Indonesia negara yang damai dan
berperikemanusiaan.
Tidak
jarang negara lain yang ingin merebut atau mengakui kekayaan Indonesia. Oleh
sebab itu, sebagai warga negara Indonesia,kita harus turut berusaha semampu
kita untuk menjaga serta melestarikan apa saja yang termasuk bagian dari
Indonesia. Misalnya dengan cara membeli dan menggunakan batik, mengikuti
sanggar atau lomba tari tradisional, memasak atau membeli makanan khas
Indonesia, menyanyikan lagu-lagu daerah Indonesia, serta belajar dan mendalami
bahasa daerah Indonesia. Kita harus bangga menjadi bagian dari negara
Indonesia. Tetaplah menjadi manusia yang memiliki rasa perikemanusiaan,
memiliki tata karma, bersikap sopan santun dan berakhlak mulia. Cintailah tanah
air kita ini, tetaplah menjalani semboyan negara ini, “Bhinneka Tunggal Ika”
supaya kita, warga Indonesia tetap bersatu dalam satu kesatuan, Indonesia.
Manusia adalah realisasi individu maupun kelompok
yang bisa diartikan sebagai makhluk social, dimana manusia membutuhkan individu
maupun kelompok lain. Jadi, manusia memiliki ketergantungan dengan manusia
lainnya dan tidak bisa hidup sendiri. Manusia juga merupakan makhluk yang
paling sempurna karena memiliki akal, pikiran, perasaan dan keyakinan.
Kepribadian bangsa Timur dapat
diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu Negara, yang membentuk ciri khas
tersendiri pada bangsa Timur tersebut untuk penyesuaian dirinya terhadap
lingkungan. Kepribadian bangsa Timur pada umumnya merupakan kepribadian yang
mempunyai sifat toleransi yang tinggi dan mengutamakan kesopanan serta
kesantunan dalam bersikap. Kita tinggal di Indonesia yang termasuk ke dalam
bangsa Timur, yang dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik, ramah dan
bersahabat. Pada umumnya kepribadian bangsa Timur sangat terbuka dan toleran
terhadap bangsa lain, tetapi selama masih sesuai dengan nilai, norma, etika,
moral serta adat istiadat yang ada.
Salim merupakan perbuatan mencium
tangan yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain guna menghormati
orang-orang yang biasanya lebih tua. Misalnya, berpamitan sembari mencium
tangan orang tua saat ingin berangkat ke sekolah, mencium tangan Bapak dan Ibu
Guru saat bertemu di sekolah, mencium tangan sanak saudara saat sedang
bersilaturahmi bersama keluarga, dan mencium tangan orang tua ketika baru tiba
dirumah.
2.Toleransi
Toleransi merupakan perbuatan
saling menghargai antar individu maupun kelompok walaupun terdapat perbedaan.
Misalnya, ada beberapa macam agama di Indonesia, seperti Islam, Kristen,
Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, dan sebagainya. Setiap agama memiliki praktek
agama atau ritual tertentu, tidak sama satu dengan yang lainnya. Namun walaupun
seperti itu, mereka tetap menghargai satu sama lain. Umat Islam beribadah di
Masjid, umat Kristen beribadah di Gereja, umat Hindu beribadah di Pure, umat
Budha beribadah di Vihara, mereka tidak saling mengganggu dalam pelaksanaan
ibadah masing-masing, justru tetap menghargai umat agama lainnya karena
memiliki sikap toleransi.
3.Tolong
menolong dan gotong royong
Tolong menolong dan gotong royong
merupakan suatu perbuatan terpuji yang dilakukan oleh seseorang ataupun
sekelompok manusia untuk bersama-sama membantu manusia lainnya yang sedang
kesulitan dan membutuhkan bantuan. Misalnya, mengirimkan makanan, minuman, atau pakaian untuk korban
bencana alam, memberikan sedekah kepada fakir miskin, turut serta dalam kerja
bakti di lingkungan sekitar, serta memberikan bantuan kepada siapapun yang
membutuhkan tanpa pandang buluh dan tanpa membeda-bedakan status sosialnya.
PAPER
2
Pengertian
Kebudayaan
Kata "kebudayaan berasal dari (bahasa Sanskerta) yaitu
"buddayah" yang merupakan bentuk jamak dari kata"budhi" yang berarti budi atau akal. Kebudayaan
diartikan sebagai "hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal".Pengertian
Kebudayaan secara umum adalah
hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang
kompleks yang mencakup pengetahuan, keyakinan, seni, susila, hukum adat dan
setiap kebiasaan.
Unsur-unsur kebudayaan
Menurut Koentjaraningrat, istilah universal menunjukkan bahwa
unsur-unsur kebudayaan bersifat universal dan dapat ditemukan di dalam
kebudayaan semua bangsa yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Ketujuhunsur kebudayaan tersebut adalah :
1.Sistem Bahasa
Bahasa merupakan sarana bagi
manusia untuk memenuhi kebutuhan sosialnya untuk berinteraksi atau berhubungan
dengan sesamanya. Dalam ilmu antropologi, studi mengenai bahasa disebut dengan
istilah antropologi linguistik. Menurut Keesing, kemampuan manusia dalam
membangun tradisi budaya, menciptakan pemahaman tentang fenomena sosial yang
diungkapkan secara simbolik, dan mewariskannya kepada generasi penerusnya sangat
bergantung pada bahasa
2.Sistem Pengetahuan
Sistem pengetahuan
dalam kultural universal berkaitan dengan sistem peralatan hidup dan teknologi
karena sistem pengetahuan bersifat abstrak dan berwujud di dalam ide manusia.
Sistem pengetahuan sangat luas batasannya karena mencakup pengetahuan manusia
tentang berbagai unsur yang digunakan dalam kehidupannya. Banyak suku bangsa yang tidak dapat bertahan
hidup apabila mereka tidak mengetahui dengan teliti pada musim-musim apa
berbagai jenis ikan pindah ke hulu sungai. Selain itu, manusia tidak dapat
membuat alat-alat apabila tidak mengetahui dengan teliti ciriciri bahan mentah
yang mereka pakai untuk membuat alat-alat tersebut. Tiap kebudayaan selalu
mempunyai suatu himpunan pengetahuan tentang alam, tumbuh-tumbuhan, binatang,
benda, dan manusia yang ada di sekitarnya.
3.Sistem Kekerabatan
dan Organisasi Sosial
Unsur
budaya berupa sistem kekerabatan dan organisasi social merupakan usaha
antropologi untuk memahami bagaimana manusia membentuk masyarakat melalui
berbagai kelompok sosial. Menurut Koentjaraningrat tiap kelompok masyarakat
kehidupannya diatur oleh adat istiadat dan aturan-aturan mengenai ber
bagai
macam kesatuan di dalam lingkungan di mana dia hidup dan bergaul dari hari ke
hari. Kesatuan sosial yang paling dekat dan dasar adalah kerabatnya, yaitu
keluarga inti yang dekat dan kerabat yang lain. Selanjutnya, manusia akan
digolongkan ke dalam tingkatantingkatan lokalitas geografis untuk membentuk
organisasi social dalam kehidupannya.
4.Sistem Peralatan Hidup dan
Teknologi
Manusia
selalu berusaha untuk mempertahankan hidupnya sehingga mereka akan selalu
membuat peralatan atau benda-benda tersebut. Perhatian awal para antropolog
dalam memahami kebudayaan manusia berdasarkan unsur teknologi yang dipakai
suatu masyarakat berupa benda-benda yang dijadikan sebagai peralatan hidup
dengan bentuk dan teknologi yang masih sederhana. Dengan demikian, bahasan
tentang unsur kebudayaan yang termasuk dalam peralatan hidup dan teknologi
merupakan bahasan kebudayaan fisik.
5.Sistem
Ekonomi/Mata Pencaharian Hidup
Mata pencaharian atau aktivitas
ekonomi suatu masyarakat menjadi fokus kajian penting etnografi. Penelitian
etnografi mengenai sistem mata pencaharian mengkaji bagaimana cara mata
pencaharian suatu kelompok masyarakat atau sistem perekonomian mereka untuk
mencukupi kebutuhan hidupnya. Sistem ekonomi pada masyarakat tradisional,
antara lain a. berburu dan meramu; b. beternak; c. bercocok tanam di ladang; d. menangkap ikan; e. bercocok tanam menetap dengan sistem irigasi.
6.Sistem Religi
Koentjaraningrat menyatakan bahwa
asal mula permasalahan fungsi religi dalam masyarakat adalah adanya pertanyaan
mengapa manusia percaya kepada adanya suatu kekuatan gaib atau supranatural
yang dianggap lebih tinggi daripada manusia dan mengapa manusia itu melakukan
berbagai cara untuk berkomunikasi dan mencari hubungan-hubungan dengan
kekuatan-kekuatan supranatural tersebut.
Dalam usaha untuk memecahkan pertanyaan mendasar
yang menjadi penyebab lahirnya asal mula religi tersebut, para ilmuwan sosial
berasumsi bahwa religi suku-suku bangsa di luar Eropa adalah sisa dari
bentuk-bentuk religi kuno yang dianut oleh seluruh umat manusia pada zaman
dahulu ketika kebudayaanmereka
masih primitif.
7.Kesenian
Perhatian ahli antropologi mengenai
seni bermula dari penelitian etnografi mengenai aktivitas kesenian suatu
masyarakat tradisional. Deskripsi yang dikumpulkan dalam penelitian tersebut
berisi mengenai benda-benda atau artefak yang memuat unsur seni, seperti
patung, ukiran, dan hiasan. Penulisan etnografi awal tentang unsur seni pada
kebudayaan manusia lebih mengarah pada teknikteknik dan proses pembuatan benda
seni tersebut. Selain itu, deskripsi etnografi awal tersebut juga meneliti
perkembangan seni musik, seni tari, dan seni drama dalam suatu masyarakat.
Berdasarkan jenisnya, seni rupa terdiri atas seni
patung, seni relief, seni ukir, seni lukis, dan seni rias. Seni musik terdiri
atas seni vokal dan instrumental, sedangkan seni sastra terdiri atas prosa dan
puisi. Selain itu, terdapat seni gerak dan seni tari, yakni seni yang dapat
ditangkap melalui indera pendengaran maupun penglihatan. Jenis seni tradisional
adalah wayang, ketoprak, tari, ludruk, dan lenong. Sedangkan seni modern adalah
film, lagu, dan koreografi.
Wujud kebudayaan
Terdapat 3 wujud kebudayaan, yaitu
1.ide/ gagasan : suatu pola pikir, contoh wujud kebudayaan
dari gagasan pada masyarakat yogyakarta ialah mempercayai adanya hal hal yang
berbau mistis,seperti mempercayai benda benda pusaka, makna motif batik dan
lain lainnya
2.aktifitas : kegiatan/tindakan yang di lakukan
masyarakat. contoh wujud kebudayaan dari aktifitas pada masyarakat yogyakarta
ialah siraman pusaka,labuhan,pemberian sesajen padatempat yang di anggap
terdapat sesepuh yang telah tiada, dan lainnya
3.hasil budaya : berupa suatu peninggalan,hasil
karya/benda/fisik. contoh wujud kebudayaan dari hasil budaya pada masyrakat
yogyakarta ialah keraton,alun alun,batik,keris dan lainnya
Orientasi nilai kebudayaan
Kluckhohn
dalam Pelly (1994) mengemukakan
bahwa nilai budaya merupakan sebuah
konsep beruanglingkup luas yang hidup dalam
alam fikiran sebahagian besar warga suatu masyarakat, mengenai apa yang
paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama lain saling
berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai – nilai budaya.
Secara fungsional
sistem nilai ini mendorong individu untuk
berperilaku seperti apa yang ditentukan. Mereka
percaya, bahwa hanya dengan berperilaku seperti itu
mereka akan berhasil (Kahl, dalam Pelly:1994). Sistem nilai itu menjadi pedoman
yang melekat erat secara emosional pada diri seseorang atau sekumpulan orang,
malah merupakan tujuan hidup yang diperjuangkan. Oleh karena itu, merubah
sistem nilai manusia tidaklah mudah, dibutuhkan waktu. Sebab, nilai – nilai
tersebut merupakan wujud ideal dari lingkungan
sosialnya. Dapat pula dikatakan bahwa
sistem nilai budaya suatu
masyarakat merupakan wujud konsepsional
dari kebudayaan mereka, yang seolah – olah berada diluar dan di atas para
individu warga masyarakat itu.
Ada lima masalah pokok kehidupan
manusia dalam setiap kebudayaan yang dapat ditemukan secara universal. Menurut
Kluckhohn dalam Pelly (1994) kelima masalah pokok tersebut adalah:
(1) masalah hakekat hidup,
(2) hakekat kerja atau karya manusia
(3) hakekat kedudukan manusia dalam
ruang dan waktu
(4) hakekat hubungan manusia dengan
alam sekitar
(5) hakekat dari hubungan manusia
dengan manusia sesamanya.
Perubahaan kebudayaan
Perubahan (dinamika) kebudayaan adalah perubahan yang
terjadi akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang
saling berbeda, sehingga terjadi keadaan yang tidak serasi bagi kehidupan.
Definisi perubahan (dinamika) kebudayan menurut para ahli, antara lain sebagai
berikut.
a. John Lewis Gillin dan John Philip Gillin
Perubahan kebudayaan adalah suatu variasi dari cara-cara hidup yang disebabkan
oleh perubahan-perubahan kondisi geografis kebudayaan material, komposisi
penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi dan penemuan baru dalam
masyarakat tersebut.
b.Samuel
Koenig
Perubahan kebudayaan menunjuk pada modifikasimodifikasi yang terjadi dalam
pola-pola kehidupan manusia. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena
sebab-sebab internal maupun eksternal.
c.
Selo Soemardjan
Perubahan kebudayaan adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga
kemasyarakatan yang memengaruhi sistem sosial, termasuk nilai-nilai, sikap, dan
pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
d.
Kingsley Davis
Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam struktur masyarakat.
Faktor-faktor
internal penyebab perubahan kebudayaan, antara lain sebagai berikut.
·Adanya ketidakpuasan terhadap sistem
nilai yang berlaku.
·Adanya individu yang menyimpang dari
sistem nilai yangberlaku.
·Adanya penemuan baru yang diterima
oleh masyarakat.
·Adanya perubahan dalam jumlah dan
kondisi penduduk.
Faktor-faktor
eksternal penyebab perubahan kebudayaan, antara lain sebagai berikut.
·Adanya bencana alam, seperti gempa
bumi, banjir, dan lainlain.
·Timbulnya peperangan.
·Kontak dengan masyarakat lain.
Kaitan manusia dengan kebudayaan dan contohnya
Hubungan manusia dan kebudayaan
Manusia
dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat erat berkaitan satu sama lain.
Manusia di alam dunia inimemegang peranan yang unik, dan dapat dipandang dari
berbagai segi. Dalam ilmu sosial manusia merupakan makhluk yang ingin
memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan sering
disebut homo economicus (ilmu ekonomi). Manusia merupakan makhluk sosial yang
tidak dapat berdiri sendiri (sosialofi), Makhluk yang selalu ingin mempunyai
kekuasaan (politik), makhluk yan g berbudaya dan lain sebagainya.
Contoh hubungan manusia dan
kebudayaan
Secara
sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai
perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.
Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?
Dalani sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai
dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan
satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, clan setclah kebudayaan itu
tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dcngannya. Tampak
baliwa keduanya akhimya merupakan satu kesatuan. Contoh sederhana yang dapat
kita lihat adalah hubungan antara manusia dengan peraturan - peraturan