Sabtu, 17 Oktober 2015

Manusia dan Kesusastraan


PAPER 3
MANUSIA DAN KESUSASTRAAN

Manusia wajib mengenal sastra sebab sastra adalah sebuah pengapresiasikan diri untuk diteladani. Sastra juga menuntut manusia agar manusia mau mempelajari sastra terutama sastra Indonesia. Manusia diberi akal dan pikiran untuk meneladani sastra dengan wujud pengenalan, kesenangan, dan keseringan menulis agar manusia memiliki daya tarik tersendiri dalam dunia sastra.


Pendekatan Kesusastraan

Kesusastraan adalah hasil proses yang berjerih payah, dan tiap orang yang pernah menulis karya sastra tahu: ini bukan sekadar soal keterampilan teknik. Menulis menghasilkan sebuah prosa atau puisi yang terbaik dari diri kita adalah proses yang minta pengerahan batin.
     Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai defenisinya sebagai sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra yang kental nuansa puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu contohnya, diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra.
Ilmu Budaya Dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang adadalam keseharian dan budaya bangsa. Ada istilah Humanities yangberasal dari bahasa latin yaitu, manusiawi, berbudaya, dan halus.Hal ini tentunya sangat baik jika kita pelajar, karna kita akanmendapatkan ciri dari manusia yang baik dalam bermasyarakat.Istilah Humanities berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnyaseperti filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya termasuksatra, sejarah, cerita rakyat, dsb. Dari semua itu intinya adalahmempelajari masalah manusia dan kebudayaan.
Sastra adalah karya, sama posisinya seperti karya-karya yang lain, seperti Cerpen, Puisi, lukisan, patung, Musik, Seni peran, dan apa saja yang merupakan hasil dari proses penciptaan. Sastra adalah sebuah karya yang diawali dengan kejujuran, diisi dengan kesungguhan hati dan diakhiri dengan kerelaan. Sastra juga dapat didefinisikan sebagai cinta pada ciptaan Tuhan. Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreasifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari kebebasan berekspresi, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat suatu medium, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Seni merupakan suatu kebebasan.


Budaya dan Prosa

Prosa adalah cerita rekaan dan diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan,peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Dalam kesusastraan kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.
·  Prosa lama meliputi :
- Dongeng adalah Cerita yang tidak benar-benar terjadi.
- Hikayat adalah Cerita yang sulit diterima akal,merupakan cerita rekaan, namun memiliki Pesan dan amanat bagi pembacanya.
- Sejarah adalah Kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal-usul
·  Prosa baru Meliputi :
- Kisah adalah Satuan naratif yang seringkali dibedakan dari cerita.
- Cerpen adalah Suatu bentuk prosa naratif fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya,
- Novel adalah Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif, biasanya berbentuk cerita.
- Biografi adalah Kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang.
- Otobiografi adalah Biografi yang ditulis oleh subyeknya.


Nilai – Nilai dalam Prosa Fiksi

Prosa fiksi dalah prosa yang mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, nilai-nilai prosa fiksi diantaranya adalah :

1. Memberikan wawasan, karena yang diperoleh pembaca adalah pengetahuan tentang nilai – nilai prosa fiksi.

2. Memberikan inforrmasi, karena yang di peroleh pembaca bukan hanya wawasan tapi juga informasi yang banyak dari berbagai tokoh prosa fiksi di dunia.

3. Memberikan kesenangan, selain memberikan wawasan dan informasi juga dapat memberikan kesenangan pembaca yang di selilingi dengan sejarah – sejarah zaman dahulu kala.

4. Memberikan warisan, dapat di berikan kepada cucu – cucu kita untuk bekal mereka nanti dalam memdalami prosa fiksi tersebut.


Kaitan Antara Ilmu Budaya Dasar dengan Puisi

Puisi adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya. Puisi adalah bentuk karangan yang tidak terikat oleh rima, ritme ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat.
Kreativitas Penyair Dalam Membangun Puisinya, yaitu ;
1. Figura bahasa ( figurative language ) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan memberi kejelasan gambaran angan.
2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
3. Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4. Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
5. Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut :
1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
3. Puisi dan keinsyafan sosial.

Sumber Referensi :
http://nataliashintia14.blogspot.com/2012/10/bab-3-manusia-dan-pendekatan.html
http://www.goodreads.com/quotes/244391-kesusastraan-adalah-hasil-proses-yang-berjerih-payah-dan-tiap-orang
http://www.scribd.com/doc/85048850/konsepsi-ibd-dengan-Kesusastraan
http://ms.wikipedia.org/wiki/Figura
http://www.imammurtaqi.com/2012/04/kalimat-bermakna-ganda-ambigu.html



PAPER 4

1.  Buatlah puisi minimal 4 bait, maksimal 10 bait!
2.  Jelaskan tema dan makna dari puisi yang telah dibuat tersebut!

 


INDONESIAKU

Terletak di planet ketiga dari jarak dekat matahari,
Yang berwarna hijau nan asri daratannya
Yang berwarna biru nan damai lautnya
Terletak di antara benua Asia dan benua Australia
Berada di belahan Timur bumi di kawasan iklim tropis
Terletak strategis bagi perekonomian dunia

Disinilah, Indonesia
Tempat ku terlahir dari rahim ibuku
Tempat ku berpijak pertama kali saat aku berjalan
Tempat ku melihat dunia saat pertama mataku terbuka
Tempat ku merasakan sejuknya pagi hari,
Hangatnya pancaran mentari,
Serta dinginnya malam hari ditemani bulan dan bintang
Tak ada salju disini,
Namun, udara sejuk ramah menyapaku di pagi dan malam hariku

Indonesia,
Rempah-rempahnya nan ruah adalah ciri khas nya
Yang sangat diminati dari segala penjuru dunia
Juga kaya akan sumber daya alam
Serta kaya akan pertambangan, pertanian, serta perairannya

Indonesia,
Negara kepulauan yang kaya akan kebudayaannya
Setiap daerah memiliki keanekaragaman adat istiadat
Bahasa, lagu, tarian, senjata, makanan, pakaian,
Bahkan rumah adat yang berbeda di setiap wilayahnya

Sesuai semboyan negeri ini,
Bhinneka Tunggal Ika
Walaupun berbeda-beda namun tetap satu jua
Dengan semua perbedaan itu,
Tidaklah menghalangi persatuan dan kesatuan negeri nan kaya ini
Berbagai macam kepercayaan disini,
Juga tidak membubarkan tali persaudaraan di negeriku ini

Melimpah jumlah penduduknya
Itulah Indonesia
Namun pendudknya tetaplah ramah
Bersahabat, menerima pendatang baru dengan tata karma nya
Aku bangga menjadi bagian dari negeri ini

Satu kunci untuk tetap menjaga kedamaian ini,
Tetaplah menghargai setiap perbedaan antara satu dengan yang lainnya
Tetaplah bersikap sopan santun
Dan tetaplah berakhlak mulia
Seperti di negeriku ini, yang terisi kedamaian

Dan jagalah semua budaya negeri nan kaya ini
Setiap budaya sangatlah memiliki makna tersendiri
Dan perjuangan yang tidak mudah untuk memiliknya
Jangan sampai diambil alih atau bahkan diakui oleh negara lain
Negara-negara yang tidak bertanggung jawab

Aku akan menjaga negeri ini semampu dan sebisaku
Agar tetap indah, aman, nyaman dan tentram untuk dihuni
Hingga aku kembali menyatu dengan tanah kelahiranku ini
Cintailah negeriku  ini,
Indonesia

-      Tema      : Cinta Tanah Air, Indonesia

-      Makna dari puisi yang saya buat diatas adalah sebagai berikut :

Indonesia adalah negeri yang indah. Letaknya yang strategis menjadikan Indonesia sebagai lalu lintas perekonomian dunia. Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang memiliki daya tarik tersendiri sehingga banyak turis datang ke Indonesia.  Penduduknya yang ramah, tempat wisatanya yang indah, bermacam-macam ciri khas dari setiap daerahnya, akhlak masyarakatnya yang memiliki tata karma, menjadikan Indonesia negara yang damai dan berperikemanusiaan.
Tidak jarang negara lain yang ingin merebut atau mengakui kekayaan Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai warga negara Indonesia,kita harus turut berusaha semampu kita untuk menjaga serta melestarikan apa saja yang termasuk bagian dari Indonesia. Misalnya dengan cara membeli dan menggunakan batik, mengikuti sanggar atau lomba tari tradisional, memasak atau membeli makanan khas Indonesia, menyanyikan lagu-lagu daerah Indonesia, serta belajar dan mendalami bahasa daerah Indonesia. Kita harus bangga menjadi bagian dari negara Indonesia. Tetaplah menjadi manusia yang memiliki rasa perikemanusiaan, memiliki tata karma, bersikap sopan santun dan berakhlak mulia. Cintailah tanah air kita ini, tetaplah menjalani semboyan negara ini, “Bhinneka Tunggal Ika” supaya kita, warga Indonesia tetap bersatu dalam satu kesatuan, Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar